Dugaan Permainan Tunjangan Daerah Khusus di Dinas Pendidikan Boalemo: Hak Kepala Sekolah SDN 06 Dulupi Dipertanyakan
Aktualgorontalo, Boalemo — Dugaan manipulasi dalam proses pengusulan Tunjangan Daerah Khusus (Dasus) di Dinas Pendidikan Boalemo menjadi perhatian serius. Leny Manggena, S.Pd.I., M.Si., yang kini menjabat sebagai Kepala Sekolah SDN 06 Dulupi, menyuarakan ketidakadilan dalam pengusulan Dasus triwulanan yang seharusnya ia terima. Sebelumnya, Leny menjabat sebagai Pelaksana Tugas (PLT) di SDN 12 sejak Juli hingga Oktober, namun dirinya tidak diusulkan sebagai penerima Dasus oleh pihak Dinas Pendidikan.
Kejanggalan ini muncul setelah diketahui bahwa Hendra Saidi, yang sedang menjalani tugas belajar di Yogyakarta sejak Agustus, justru diusulkan sebagai penerima Dasus. Padahal, status tugas belajar seharusnya membuat Hendra tidak memenuhi syarat menerima tunjangan tersebut karena tidak bertugas di daerah yang ditetapkan sebagai wilayah penerima Dasus.
Menanggapi permasalahan ini, tim media mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Boalemo untuk meminta klarifikasi dari Kepala Dinas Pendidikan, Irwan Dai. Dalam pertemuan tersebut, Irwan menyatakan bahwa dirinya belum mengetahui persoalan ini secara rinci. “Nanti saya undang pihak dari Operator dan Kabid PTK untuk menghadap dan menanyakan terkait kasus ini,” ujar Irwan.
Dugaan permainan dalam penentuan penerima Dasus kian mencuat, mengingat keputusan pengusulan Dasus ada di bawah kewenangan pihak Operator dan Kabid PTK, sementara keputusan final berada di tangan Kepala Dinas Pendidikan. Ketidaksesuaian ini menimbulkan kecurigaan adanya manipulasi atau penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan tenaga pendidik seperti Leny Manggena yang berhak menerima tunjangan tersebut.
Persoalan ini menjadi perhatian publik yang mendesak adanya transparansi dan tindakan dari Dinas Pendidikan Boalemo untuk memastikan agar tunjangan daerah khusus diberikan secara adil dan tepat sasaran. Masyarakat, terutama kalangan pendidik, berharap Dinas Pendidikan segera melakukan investigasi mendalam atas dugaan permainan ini, sehingga hak-hak tenaga pendidik dapat dipenuhi sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku. TimAGC






