Penangkapan ARM di Hutino Picu Kekecewaan Warga Pohuwato

Aktual Gorontalo.com, Pohuwato – Penangkapan seorang warga berinisial ARM di wilayah Hutino kembali memantik gelombang kekecewaan masyarakat. ARM, yang selama ini dikenal aktif menyuarakan hak warga terkait pemanfaatan sumber daya alam, diamankan oleh sekitar dua puluh petugas. Proses penangkapan yang dinilai berlangsung tanpa penjelasan memadai membuat warga mempertanyakan transparansi aparat.
Bagi sebagian masyarakat Pohuwato, peristiwa ini dianggap bukan sekadar tindakan hukum biasa, melainkan simbol ketidakadilan yang terus berulang. Mereka menilai aparat bergerak cepat ketika menyangkut warga kecil, namun lambat ketika menangani kasus-kasus besar yang menyita perhatian publik.
“Tindakan cepat terhadap warga kecil selalu bisa dilakukan. Tapi bagaimana dengan kasus besar yang sampai hari ini tidak ada kepastian? Inilah yang membuat kami kecewa,” ujar seorang warga.
Kekecewaan masyarakat semakin menguat ketika peristiwa di Hutino dibandingkan dengan sejumlah kasus lain yang penanganannya dinilai tidak transparan. Salah satunya adalah kasus di Bulangita, yang diduga berujung pada tewasnya dua warga. Hingga kini, masyarakat mengaku belum mendapatkan penjelasan tuntas tentang penyebab dan proses hukum yang berjalan.

Demikian pula dengan insiden di Petabo, di mana satu warga dilaporkan meregang nyawa. Kasus ini sempat menyita perhatian publik, namun perkembangan penyelidikannya disebut tidak banyak terdengar oleh warga.
Selain itu, masyarakat juga menyinggung polemik di Tomula, yang dianggap “tertutup” dan tidak memperoleh penjelasan komprehensif dari aparat maupun pihak terkait. Sejumlah warga mempertanyakan mengapa persoalan di wilayah tersebut seolah berjalan di tempat tanpa kejelasan yang dapat diakses publik.
“Kasus-kasus besar ini seakan hilang begitu saja. Tidak ada update, tidak ada perkembangan. Tapi kalau rakyat kecil, begitu cepat ditangani. Ini membuat kami sulit percaya bahwa hukum berjalan adil,” tambah warga lainnya.
Peristiwa penangkapan ARM kini menjadi pemantik baru bagi akumulasi kekecewaan yang sudah lama terpendam. Warga menunggu apakah pihak kepolisian akan memberikan penjelasan terbuka mengenai dasar penangkapan, proses hukum yang ditempuh, serta perkembangan berbagai kasus besar yang selama ini dipertanyakan publik.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penangkapan ARM maupun perkembangan sejumlah kasus yang disorot masyarakat. AGC_DEBER27





